ASISTEN PELATIH (SENPAI)
A. Fungsi Utama Asisten Pelatih
Asisten Pelatih adalah pendamping langsung Pelatih utama dalam kegiatan latihan.
Ia berfungsi membantu pelatih menjaga ketertiban, mengajarkan dasar-dasar teknik kepada murid baru, serta memastikan materi latihan berjalan lancar dan efektif.
B. Tugas-Tugas Asisten Pelatih
Membantu Pelatih dalam Pelaksanaan Latihan
Membimbing kelompok sesuai arahan pelatih.
Memberikan contoh gerakan dasar dan membantu memperbaiki teknik murid.
Mengatur barisan, posisi latihan, dan pemanasan.
Membina Murid Baru
Menjadi pembimbing utama bagi murid-murid sabuk putih dan kuning.
Menanamkan kedisiplinan dasar dan tata krama dojo.
Memberikan dorongan semangat agar murid tidak mudah menyerah.
Menjaga Keamanan dan Ketertiban Latihan
Membantu pengawasan selama latihan berlangsung.
Menangani situasi bila ada murid yang cedera atau lelah.
Menjaga suasana latihan tetap fokus dan tertib.
Menjadi Penghubung antara Murid dan Pelatih
Menyampaikan laporan kecil tentang perkembangan murid.
Menjadi telinga pelatih terhadap kendala murid yang mungkin tidak langsung disampaikan.
Membantu dalam Acara dan Kegiatan Dojo
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan ujian, lomba, seminar, dan demonstrasi.
Membantu pengurus dojo dalam persiapan teknis acara.
C. Hal-Hal yang Wajib Dilakukan Asisten Pelatih
Wajib mematuhi dan melaksanakan instruksi Pelatih utama.
Wajib menjaga sikap rendah hati dan menjadi contoh bagi junior.
Wajib mengenakan seragam rapi, sabuk sesuai tingkatan, dan menunjukkan kesopanan dojo.
Wajib berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kerapian dojo.
Wajib menjaga komunikasi baik dengan murid, pelatih, dan pengurus dojo.
Wajib mengembangkan diri dengan terus belajar dan berlatih mandiri.
Wajib bersikap adil dan tidak pilih kasih terhadap murid.
Wajib hadir sebelum latihan dimulai dan membantu persiapan dojo.
D. Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Asisten Pelatih
Tidak boleh mengajar tanpa izin atau di luar pengawasan pelatih utama.
Tidak boleh mengubah materi latihan tanpa koordinasi.
Tidak boleh bersikap kasar, arogan, atau mempermalukan murid di depan umum.
Tidak boleh mendebat atau menentang pelatih utama di depan murid.
Tidak boleh menunjukkan rasa malas, tidak disiplin, atau datang terlambat.
Tidak boleh menyebarkan gosip, intrik, atau menciptakan konflik antar anggota.
Tidak boleh menganggap dirinya lebih tinggi dari pelatih utama atau pengurus dojo.
Tidak boleh memanfaatkan posisi untuk kepentingan pribadi (misalnya keuntungan materi atau status).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar