Ads block

Banner 728x90px

Tugas Dan Wewenang Pelatih Utama


 

1. PELATIH UTAMA/KETUA (SENSEI)

A. Fungsi Utama Pelatih

Pelatih adalah penanggung jawab teknis dan moral seluruh kegiatan latihan di Dojo. Ia berperan sebagai pembimbing, pengarah, pendidik, sekaligus panutan bagi seluruh murid.
Pelatih bertugas memastikan semua anggota memperoleh latihan yang sesuai dengan kurikulum GOKASI, menjaga disiplin dojo, serta menanamkan nilai-nilai Bushido (kode etik ksatria karate).

B. Tugas-Tugas Pelatih

  1. Merancang Program Latihan

    • Menyusun kurikulum latihan mingguan, bulanan, dan tahunan sesuai standar GOKASI dan arahan pengurus daerah.

    • Menentukan pembagian materi berdasarkan tingkatan sabuk (Kyu/Dan).

    • Menyiapkan materi ujian kenaikan tingkat.

  2. Melatih dan Membimbing

    • Memimpin latihan utama dengan disiplin dan ketegasan.

    • Membimbing setiap murid dalam teknik, etika, dan mental.

    • Memberi contoh gerakan, semangat, serta sikap hormat yang benar.

    • Melatih kemampuan fisik dan mental agar seimbang.

  3. Menilai dan Mengevaluasi

    • Melakukan penilaian terhadap perkembangan teknik dan kedisiplinan murid.

    • Melaporkan hasil evaluasi kepada Ketua Dojo atau pengurus GOKASI.

    • Menentukan kesiapan murid untuk mengikuti ujian sabuk atau kejuaraan.

  4. Membina Hubungan Antar Anggota

    • Menjadi jembatan komunikasi antara murid, orang tua, dan pengurus dojo.

    • Menumbuhkan suasana latihan yang kondusif, disiplin, namun penuh semangat dan kekeluargaan.

  5. Menjaga Reputasi dan Nama Baik Dojo

    • Bertanggung jawab atas perilaku anggota saat di dalam maupun di luar dojo.

    • Menjadi contoh teladan dalam tutur kata, sikap, dan moral di masyarakat.


C. Hal-Hal yang Wajib Dilakukan Pelatih

  1. Wajib hadir  pada setiap jadwal latihan.

  2. Wajib menggunakan seragam (dogi) lengkap dan bersih.

  3. Wajib menanamkan nilai disiplin, hormat, sopan santun, dan sportivitas kepada murid.

  4. Wajib memahami dan mengajarkan filosofi Karate-do (Dojo Kun, Bushido).

  5. Wajib menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh peserta latihan.

  6. Wajib melaporkan perkembangan dojo kepada pengurus GOKASI BABEL.

  7. Wajib memberikan contoh hidup sehat, teratur, dan tidak menyalahgunakan kekuatan.

  8. Wajib memperbarui ilmu (mengikuti pelatihan, seminar, penataran pelatih).


D. Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Pelatih

  1. Tidak boleh menyalahgunakan posisi sebagai pelatih untuk kepentingan pribadi.

  2. Tidak boleh melakukan kekerasan fisik atau verbal berlebihan pada murid.

  3. Tidak boleh mengabaikan keselamatan saat latihan berlangsung..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar